5 Obat Tradisional Nyeri Lutut yang Ampuh Redakan Sakit

Hampir setiap orang dari segala usia pernah mengalami nyeri lutut setidaknya satu kali seumur hidup. Entah itu karena penyebab ringan seperti terbentur sudut meja atau penyebab yang lebih berat seperti kecelakaan.

Mengutip Mayo Clinic, nyeri lutut mungkin diakibatkan oleh cedera, misalnya ligamen yang pecah atau tulang rawan yang sobek. Kondisi medis seperti radang sendi, asam urat, dan infeksi juga dapat menjadi penyebabnya.
Jika keluhannya parah, nyeri lutut biasanya diatasi dengan terapi fisik hingga operasi. Namun, jika kondisinya ringan, nyeri lutut bisa diobati sendiri di rumah. Berikut beberapa obat tradisional nyeri lutut yang patut dicoba untuk meredakan rasa sakit.

Obat Tradisional Nyeri Lutut

1. Cuka Apel

Meski belum ada penelitian yang membuktikannya, cuka apel diyakini sebagai salah satu obat tradisional yang ampuh mengobati lutut nyeri. Dijelaskan dalam laman Medical News Today, cuka apel memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan radang sendi dan nyeri lainnya.
Caranya, campur ½ gelas cuka apel dengan air putih, lalu minum campuran tersebut sebelum tidur setiap hari. Agar nyeri cepat hilang, konsumsilah kolagen, gelatin, atau pektin. Sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung susu, makanan asam, serta beberapa sayuran seperti tomat, kentang, dan terong.

2. Jahe

Jahe sudah lama digunakan sebagai obat tradisional nyeri lutut. Sifat anti-inflamasi yang dimiliki jahe membuat tanaman herbal ini efektif mengurangi rasa sakit dan pembengkakan serta mampu membantu mengobati rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.
Cara mengonsumsi jahe untuk mengobati nyeri lutut pun bermacam-macam. Anda bisa menyeduh jahe dan meminumnya secara rutin atau menambahkan jahe bubuk ke makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

3. Kunyit

Mengutip Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat digunakan sebagai obat nyeri lutut. Sama seperti jahe, kunyit bersifat anti-inflamasi yang dapat meredakan masalah peradangan pada sendi lutut.
Untuk mengonsumsinya, kunyit bisa ditambahkan sebagai bumbu masakan ataupun diseduh. Jika ingin lebih praktis, Anda dapat membeli suplemen kunyit yang banyak dijual di pasaran.
Namun, perlu perhatian khusus dalam menggunakan kunyit untuk mengobati nyeri lutut. Sebab, mengonsumsi kunyit untuk jangka waktu yang lama berisiko menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Bawang Putih

Bawang putih juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meredakan nyeri dan pembengkakan pada otot, ligamen dan tendon, serta persendian. Caranya, haluskan bawang putih secukupnya lalu campurkan dengan madu. Konsumsi campuran tersebut dua kali sehari untuk memberikan efek yang maksimal.

5. Kayu Manis

Dalam analisis studi yang diterbitkan Complementary Therapies in Medicine, para peneliti menemukan bahwa kandungan antioksidan serta sifat anti-inflamasi kayu manis dapat mengatasi peradangan sendi dan otot.
Mengutip Very Well Health, nutrisi yang terkandung dalam kayu manis, seperti serat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, dan seng juga dapat menghambat kerusakan sel dalam tubuh.