5 obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama

5 obat yang tidak boleh: Makanan tertentu dapat mengganggu resep obat yang di konsumsi. Namun, ada banyak orang, bahkan dokter tidak menyadarinya.Ini adalah masalah yang tidak ada di layar radar banyak orang. Sejujurnya, itu juga tidak ada di layar radar banyak dokter.

 Berikut lima obat yang tidak boleh di konsumsi bersama makanan tertentu:

1. Obat-obatan tertentu dan jus grapefruit

Jus grapefruit tidak boleh di konsumsi dengan obat-obatan tertentu, termasuk antihistamin, obat statin, dan obat-obatan yang mengobati tekanan darah tinggi. jus memungkinkan lebih banyak obat masuk ke dalam darah. Bila ada terlalu banyak obat dalam darah, Anda mungkin memiliki lebih banyak efek samping.

2. Pengencer darah dan sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam yang kaya vitamin K dapat mengganggu pengencer darah. Daripada menghindari sayuran ini sama sekali, dokter menyarankan konsistensi sehingga tubuh dapat menyeimbangkan dosis vitamin K yang stabil. coba lakukan adalah menjaga asupan makanan kaya vitamin K hampir sama setiap hari.

Misalnya, jika Anda makan satu porsi brokoli pada satu hari, Anda harus merencanakan untuk makan satu porsi makanan tinggi vitamin K pada hari berikutnya dan seterusnya. Satu porsi sehari, beberapa hari sepekan akan membantu menjaga vitamin K.

3. Pisang dan ACE Inhibitor

Pisang, garam, jeruk, dan sayuran berdaun hijau tidak boleh di konsumsi dengan ACE inhibitor, yang sering di resepkan untuk mengobati tekanan darah atau gagal jantung. makanan itu semuanya tinggi potasium, yang membantu memberikan sinyal listrik ke sel-sel otot jantung dan sel-sel lainnya.

“Mengkonsumsinya dengan obat-obatan yang terdaftar dapat meningkatkan jumlah potasium dalam tubuh dan dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau jantung berdebar, yang bisa mematikan.

4. Antidepresan dan anggur merah

┬ásalah satu jenis antidepresan yang di sebut MAO inhibitor berbahaya bila di campur dengan makanan atau minuman yang mengandung tyramine. “Ini termasuk bir, anggur merah, cokelat, daging olahan, alpukat, dan beberapa keju.

5. Alkohol dan obat apapun

Alkohol tidak boleh di campur dengan jenis obat resep. Ahli gizi terdaftar Keri Glassman menjelaskan, jika sedang mengonsumsi obat antidepresan, obat antikecemasan, obat diabetes, obat flu dan pilek, betablocker, atau obat tidur, maka jangan mengonsumsi alkohol.

Alkohol akan meningkatkan efek samping obat, dari sakit perut hingga mengantuk. Penderita diabetes mungkin mengalami episode gula darah rendah.