5 Suplemen Perlu Dihindari sebelum tidur

5 Suplemen Perlu Dihindari: Konsumsi suplemen telah semakin populer, terlebih Covid-19 terus bermutasi dan menghasilkan subvarian baru. Akan tetapi, perlu di sadari bahwa waktu mengonsumsi suplemen juga dapat membawa pengaruh tertentu. Alih-alih membantu kebugaran, beberapa suplemen dan obat justru bisa menyebabkan insomnia. Mengonsumsinya sebelum tidur akan membuat orang justru sulit beristirahat di malam hari.

Obat dan suplemen tertentu dapat membuat orang lebih mengantuk, cemas, terjaga, dan sebagainya. Itulah mengapa penting untuk berkonsultasi terlebih dulu ke dokter tentang waktu terbaik dalam sehari untuk mengonsumsi obat dan suplemen. Selain itu juga, bertanya dulu apakah kombinasi dari suplemen yang dipilih mungkin memiliki dampak tertentu.

1. Ashwagandha

pil ashwagandha sering di yakini sebagai suplemen untuk kecemasan dan manajemen stres. Ashwagandha di laporkan membantu beberapa pasien dengan peradangan, pengendalian rasa sakit, dan tidur. Namun, bagi yang lain, ini dapat menyebabkan insomnia, karena bisa membuat orang merasa lebih waspada, fokus, dan energik.

Penelitian tentang khasiat ashwagandha masih berlangsung. Waspada saat meminumnya, dan konsultasikan terlebih dulu kepada tim medis karena dapat mengganggu obat-obatan umum tertentu. Jika meminumnya, cobalah untuk melakukannya lebih awal di hari.

2. Kortikosteroid

sering diresepkan untuk peradangan dan manajemen nyeri. Beberapa ahli merekomendasikan untuk mengambil seluruh dosis harian di pagi hari, karena kortikosteroid dapat membantu mengatasi gejala yang mungkin terasa lebih kuat di pagi hari. Pil ini juga bisa menambah insomnia karena memengaruhi cara tubuh memproses kortisol dan mungkin merangsang tubuh terlalu banyak ketika orang mendekati waktu tidur.

3. Glukosamin dan kondroitin

Beberapa orang menggunakan glukosamin dan kondroitin bersama-sama untuk mengatasi nyeri sendi dan peradangan. kedua suplemen tersebut adalah komponen tulang rawan, dan mungkin bisa membantu memperlambat kerusakan tulang rawan pada persendian. Efek samping dari suplemen ini bisa berupa insomnia serta sakit kepala yang bisa membuat sulit tidur. Jika mengonsumsi suplemen ini, pertimbangkan untuk meminumnya di pagi hari.

4. Multivitamin

 banyak orang semakin berminat mengonsumsi beragam jenis multivitamin. Beberapa multivitamin mengandung kafein, teh hijau, atau zat lain yang di maksudkan untuk meningkatkan energi dan kewaspadaan. Inilah yang menyebabkannya kurang baik untuk dikonsumsi sebelum tidur.

Jika mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi, maka orang mungkin tidak memerlukan multivitamin sama sekali atau mungkin hanya mendapat manfaat dari vitamin atau mineral tertentu. Jadi, jika mengonsumsi multivitamin, pilih yang yang berkualitas. Cobalah untuk menghindari zat aditif serta pastikan memakannya di pagi hari.

5. SSRI

 selective serotonin-reuptake inhibitor (SSRI) terkadang membuat orang terjaga di malam hari. Untuk beberapa pasien, suplemen yag sering kali diresepkan untuk depresi dan terkadang untuk manajemen nyeri ini dikaitkan dengan agitasi dan gangguan tidur.