Amankah Konsumsi Suplemen Antioksidan untuk Penderita Kanker?

Kanker adalah penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Kanker sendiri digambarkan sebagai penyakit yang menakutkan karena bisa berujung pada kematian dan tidak ada tindakan pencegahan atau pengobatan yang efektif untuk kanker. Kanker sebenarnya bisa terjadi karena banyak faktor dan salah satunya diakibatkan oleh radikal bebas.  bahwa radikal bebas adalah senyawa yang jika jumlahnya terlalu banyak di dalam tubuh bisa berbahaya.

Selain menyebabkan kanker, radikal bebas juga menjadi sumber penyakit diabetes dan jantung. Antioksidan kemudian diperlukan untuk menetralkan level radikal bebas di dalam tubuh. Antioksidan bisa ditemukan di makanan, buah dan sayur, serta beberapa vitamin.  ada juga suplemen antioksidan yang bisa dikonsumsi untuk membantu menetralkan jumlah radiasi bebas di dalam tubuh. Namun, apakah penggunaan suplemen antioksidan ini aman? Bagaimana dengan manfaatnya untuk penyembuhan kanker?

Pengobatan kanker dengan suplemen antioksidan

Menurut National Cancer Institute (NCI), kanker dapat berkembang ketika radikal bebas merusak sel di dalam tubuh, khususnya bagian DNA. Radikal bebas sebenarnya sangat berguna untuk tubuh ketika jumlahnya tidak lebih banyak dari antioksidan, tetapi bisa sangat berbahaya ketika jumlahnya sangat banyak. NCI menambahkan bahwa antioksidan berperan untuk menghentikan kerja radikal bebas dalam menghancurkan sel di dalam tubuh. Tubuh juga memproduksi antioksidan, namun ada sumber antioksidan lain yang bisa dikonsumsi untuk menambah jumlah antioksidan di dalam tubuh, termasuk suplemen antioksidan.

banyak sekali penelitian yang mencari tahu efek dari menggunakan suplemen antioksidan untuk mengurangi risiko munculnya kanker atau mengurangi efek kanker yang lebih parah. Salah satu penelitian dilakukan oleh ahli dari Chinese Academy of Medical Sciences yang dimuat dalam Journal of the National Cancer Institute pada tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penggunaan suplemen antioksidan bisa mengurangi risiko meninggal karena kanker lambung. Dari penelitian ini diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang diberikan oleh suplemen antioksidan untuk mengurangi risiko meninggal karena kanker lambung.

Penelitian lain dilakukan oleh ahli dari Fred Hutchinson Cancer Research Center dan diterbitkan di Jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention pada tahun 2009. Namun, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada efek yang diberikan dari konsumsi suplemen antioksidan setiap hari terhadap kanker paru-paru dan sebab kematian dari penyakit tersebut masih ada. Dari 9 penelitian yang dilansir oleh NCI tersebut, tidak ditemukan bahwa suplemen antioksidan memiliki manfaat untuk mengurangi risiko kanker.

Suplemen antioksidan tidak selamanya baik

 beberapa jenis suplemen antioksidan yang bisa dikonsumsi, seperti vitamin C, vitamin E, dan flavonoid. Masing-masing suplemen antioksidan memiliki fungsi penting, seperti menjaga membran sel dari kerusakan oksidatif dan juga penting untuk melengkapi kecukupan nutrisi harian.

Namun ternyata, mengonsumsi suplemen antioksidan juga bisa berbahaya ketika melebihi anjuran yang diberikan. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Andrologia pada tahun 2019, menunjukkan bahwa menggunakan suplemen antioksidan secara berlebihan juga akan merusak sel seperti efek yang diberikan oleh radikal bebas. Tidak hanya itu saja, dari penelitian tersebut juga ditemukan bahwa konsumsi suplemen antioksidan secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker dan kardiomiopati atau penyakit kelainan otot jantung.

Penelitian lain dilakukan oleh ahli dari Copenhagen University Hospital yang terbit pada Jurnal The Lancet pada tahun 2004. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh dari penggunaan suplemen antioksidan sebagai pencegahan kanker pencernaan. Namun sebaliknya, penggunaan suplemen antioksidan yang berlebihan akan menambah risiko kematian. Untuk itu disarankan untuk mengonsumsi suplemen antioksidan dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan.

Antil Anarson BSc, PhD, juga menambahkan bahwa konsumsi suplemen antioksidan hanya disarankan jika seseorang mengalami defisit nutrisi tertentu atau tidak bisa mengonsumsi makanan tertentu sehingga memerlukan bantuan suplemen.