Bunga Saffron Herbal Alternatif

Saat ini, kita hidup di masa ketika obat-obatan dan resep yang diproduksi banyak diresepkan oleh dokter, namun demikian apakah itu harus menjadi satu-satunya pendekatan untuk penyembuhan sakit Anda?
Jika kita tengok sejarah pengobatan masa lalu banyak orang mulai kembali ke tanaman obat herbal yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara alamai dan nyaris minim resiko.
Faktanya, pada awal abad ke-21, 11 persen dari 252 obat yang dianggap “dasar dan esensial” oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan secara eksklusif berasal dari tumbuhan berbunga, salah satunya bunga saffron.
Saffron berasal dari putik bunga Crocus Sativus yang berasal dari daerah panas dan hanya bisa tumbuh di beberapa daerah saja seperti India, Spanyol, Yunani, dan Iran. Jenis bunga ini sejak dulu kala dapat digunakan untuk kesehatan serta kecantikan dimana jenis Saffron Kashmir dan Super Negin (Finest Gold) dari Iran adalah yang paling popular dalam penggunaannya.
Di Indonesia sendiri, untuk kalangan herbalis, Bunga Saffron banyak digunakan untuk membantu melancarkan peredaran darah terutam bagi penderita tekanan darah tinggi. Dalam jangka panjang juga efektif sebagai stimulus anti kanker yang bisa mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor dalam tubuh.
Bagi yang punya masalah pada sistem pencernaan, seperti sembelit dan radang usus, Bunga Saffron diyakini juga efektif mengurangi gejala yang muncul. Khasiat bunga ini bersifat menenangkan, sehingga bagi yang sering stress atau depresi cocok untuk memanfaatkan khasiat bunga ini.
Bunga Saffron juga baik untuk anak kecil yang suka main dan beresiko terjadi luka karena sifatnya yang bisa mempercepat pengeringan luka dan borok yang tidak kunjung sembuh. Dan bagi orang dewasa yang sibuk bekerjam bunga Saffron ini juga cukup baik untuk mengembalikan stamina dan tenaga tubuh yang sudah terkuras akibat kesibukan kerja.
Di masa pandemic, mengkonsumsi herbal Bunga Saffron ini juga baik dilakukan karena kaya antioksidan yang berguna untuk menguatkan sistem imun yang membuat tubuh kita relative tangguh dlaam menghadapi ancaan Covid-19.
Bunga saffron dikonsumsi dengan cara diseduh, kemudian diambil 3 hingga 5 helai saffron dan mencampurnya dengan 500 ml hingga 1 liter air hangat. Setelah siap, jangan langsung diminum tapi tunggu dulu 15-30 menit agar khasiatnya meresap yang ditandai dengan air berubah menjadi kuning keemasan. Setelah itu Ramuan Herbal Saffron siap diminum untuk kesehatan tubuh kita. Demi kesehatan yang terjaga, konsumsi Saffron tidak dianjurkan melebihi dari 10 helai per hari.
Konsumsi tanaman memiliki risiko yang lebih kecil daripada mengonsumsi suplemen terkonsentrasi dan diproduksi seperti obat kimiawi, karena ada lebih banyak risiko kontaminasi produk dengan proses pembuatan. Namun demikian, Anda juga harus paham efek samping herbal dan juga batasan maksimal konsumsi harian yang dianjurkan. Selain itu, rutin cek up adalah cara terbaik untuk melihat efektivitas herbal yang kita konsumsi.