Cara Daftar Dokter Gigi Lewat BPJS Online

Cara Daftar Dokter Gigi ; melayani banyak pengobatan mulai dari penyakit ringan hingga berat, termasuk juga layanan kesehatan gigi dan mulut di dokter gigi.  Anda bisa mendapatkan pengobatan atau layanan di dokter gigi secara gratis dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Selain di gunakan untuk pengobatan gigi Anda yang sakit, BPJS Kesehatan juga menanggung scaling gigi satu kali dalam satu tahun di dokter gigi.

Adapun cara untuk mendaftar dokter gigi melalui BPJS Kesehatan, yaitu:

1. Daftar

Jika puskesmas menjadi fasilitas kesehatan (faskes) pertama yang di pilih, maka peserta bisa mendapatkan layanan langsung dari dokter gigi yang berpraktik di sana. Tapi, jika terdaftar di praktik dokter perorangan atau umum, maka peserta dapat mendaftar ke dokter gigi praktik mandiri sesuai pilihan. Di sana, Anda bisa melakukan pendaftaran dengan cara mengisi Daftar Isian Peserta (DIP) yang telah di sediakan oleh BPJS Kesehatan.

Pergantian faskes bisa di lakukan satu kali. Tiga bulan setelah pendaftaran pada faskes yang di gunakan saat ini.

2. Datangi faskes pertama

Fasilitas kesehatan (faskes) pertama akan menjadi awal dari cara menggunakan BPJS Kesehatan untuk perawatan gigi. Di sini, Anda harus menunjukkan KIS aktif, yang kemudian akan di verifikasi oleh pihak faskes bersangkutan.

Jika faskes pertama memiliki layanan kesehatan gigi, maka Anda bisa melakukan pemeriksaan awal di sana. Anda juga bisa mendapatkan resep obat langsung. Namun, jika hasil pemeriksaan menemukan bahwa peserta memerlukan tindakan oleh dokter spesialis atau sub-spesialis, maka rujukan akan di berikan.

Umumnya, rujukan ke faskes lanjutan di berikan karena peserta di nilai harus mendapatkan tindakan medis dengan fasilitas yang lebih lengkap. Jangan lupa untuk membawa kartu KIS, KTP, dan surat rujukan dari faskes pertama. Pihak faskes rujukan kemudian akan melakukan verifikasi dan menerbitkan Surat Eligibilitas Peserta (SEP).

Setelah mendaftar dan di verifikasi, maka dokter akan segera melakukan pemeriksaan dan tindakan pertolongan. Apabila peserta harus melakukan kontrol lanjutan, maka dokter akan memberikan surat kontrol ulang yang di gunakan sebagai pengganti surat rujukan pada kunjungan berikutnya.