Cara Mencukur Bulu Kaki agar Tidak Tumbuh Lagi

Cara mencukur bulu kaki agar tidak tumbuh lagi, setiap orang pasti memiliki bulu di seluruh tubuhnya, tetapi tingkat ketebalannya dapat berbeda-beda. Hal tersebut tergantung dari hormon setiap orang. Namun, jika bulu yang lebat terjadi pada wanita, kondisi tersebut berpengaruh pada rasa percaya diri. Maka dari itu, tidak sedikit wanita yang rutin untuk menghilangkan bulu di tubuhnya, terutama di kaki.

Pada beberapa kasus, meski sudah dicukur, bulu kaki pun mudah tumbuh lagi dan kadang terasa kasar saat baru tumbuh. Hal tersebut dapat membuat rasa tidak nyaman dan benar-benar mengganggu penampilan. Maka dari itu, kamu harus tahu cara cukur bulu kaki agar tidak mudah tumbuh lagi. Berikut bahasan lengkapnya!

Cara Mencukur Bulu Kaki agar Tidak Tumbuh Lagi

Bulu-bulu yang tumbuh pada kaki memang tidak mengganggu kesehatan, tapi bagi para wanita, bulu kaki dapat mengganggu penampilan. Kondisi tersebut terjadi karena faktor keturunan atau kondisi medis tertentu, sebagian orang memiliki bulu kaki yang lebih lebat. Dengan begitu, membersihkan bulu kaki sangat penting dilakukan untuk menunjang penampilan bagi wanita.

Cara membersihkan bulu kaki yang paling umum dan mudah untuk dilakukan adalah dengan mencukur. Cara ini sangat praktis dan mudah dilakukan dan tidak membuat bulu kaki tumbuh lebih lebat dari sebelumnya. Namun, cukur bulu kaki dapat membuatnya tumbuh kembali dengan cepat dan bulu yang tumbuh menjadi kasar dan keriting. Cara ini juga dapat menimbulkan risiko bulu tumbuh ke bawah kulit dan menyebabkan radang folikel rambut.

1. Basahi Kaki dengan Air Hangat

Cara pertama dalam mencukur bulu kaki adalah basahi kaki dengan air hangat dan diamkan selama 2-4 menit agar pori-pori kulit dan folikel rambut terbuka. Sehingga, menjadi lebih mudah saat akan dicukur hingga ke ujung bulu. Sangat tidak disarankan untuk mencukur bulu kaki dalam kondisi kering, karena berisiko melukai kulit.

2. Gunakan Scrub

Setelah itu, langkah selanjutnya dalam mencukur bulu kaki adalah penggunaan scrub. Hal tersebut dapat membersihkan sel-sel kulit mati dan kotoran pada kaki, terutama yang mengandung garam. Penggunaan scrub sebelum bercukur juga dapat membuat rambut-rambut kecil yang bersembunyi di bawah permukaan kulit jadi muncul ke permukaan, sehingga dipastikan dapat mencukur bulu kaki sampai bersih.

3. Oleskan Krim Cukur

Setelah itu, oleskan krim cukur pada kaki untuk mencegah kulit kakimu terluka saat pembersihan. Selain krim cukur, alternatif lainnya adalah kamu dapat mengoleskan kondisioner rambut untuk memudahkan proses mencukur. Pastikan untuk menghindari penggunaan sabun mandi, karena sabun mandi tidak cukup membuat kulit kaki menjadi licin yang akhirnya menjadi lebih sulit dicukur dan berisiko terluka.

4. Mencukur dari Bawah ke Atas

Cara cukur bulu kaki lainnya yang harus dilakukan adalah arah mencukur. Lakukan pembersihan bulu kaki mulai dari bagian kaki paling bawah, yaitu pergelangan kaki, terus bergerak secara perlahan-lahan sampai ke atas, hingga bagian lutut atau bagian dalam paha. Cara mencukur yang berlawanan dengan arah tumbuhnya rambut ini dapat memastikan kebersihannya hingga mendekati akar tumbuh dari bulu tersebut. Dengan mencukur bulu kaki dalam satu tarikan panjang ke atas, bulu kaki menjadi tidak cepat tumbuh sehabis dicukur.

5. Pilih Alat Cukur yang Tepat

Pemilihan alat cukur yang tepat juga sangat penting untuk cukur bulu kaki agar tidak mudah tumbuh kembali. Pastikan menggunakan alat cukur yang punya lebih dari satu mata pisau untuk mendapatkan hasil cukuran yang maksimal. Cobalah untuk mengganti silet pada alat cukur secara teratur agar hasil menjadi maksimal.

Menjaga kebersihan alat cukur juga sangat penting untuk dilakukan untuk menghindari berkumpulnya bakteri yang memicu timbulnya jerawat, ruam, dan infeksi. Maka dari itu, selalu bilas alat cukur dengan air hangat dan pastikan tidak ada bulu-bulu yang tertinggal.

6. Oleskan Pelembap

Langkah terakhir yang tidak kalah penting dilakukan saat cukur bulu kaki agar tidak cepat tumbuh lagi adalah mengoleskan pelembab pada kaki setelah dicukur. Pelembap dapat menjaga kulit tetap halus dan lembap, serta kandungan emolien di dalamnya juga membuat bulu yang akan tumbuh menjadi halus. Maka dari itu, oleskan pelembap saat kulit kaki masih lembab setelah bercukur.

Itulah beberapa cara untuk cukur bulu kaki yang tepat agar tidak mudah tumbuh kembali. Dengan melakukan hal tersebut, kamu dapat menjaga kesehatan kaki dan menghindari bulu yang tumbuh ke dalam. Jika melakukan hal tersebut, niscaya kaki kamu akan tetap sedap dipandang.

Efek Samping Mencukur Bulu Kaki dalam Kondisi Kulit Kering

Berikut adalah bahaya dari mencukur bulu kaki dalam kondisi kulit kering.

1. Kulit terkikis

Cukur bulu kaki dalam keadaan kering dapat menyebabkan kulit terkikis. Hal itu terjadi karena kulit kaki mengalami kontak langsung dengan mata pisau pada alat cukur. Lebih baik mengoleskan gel, krim ataupun pelumas cukur untuk menjaga kelembapan kulit. Selain itu pelumas juga dapat mengurangi kontak langsung antara mata pisau dengan kulit kaki.

2. Kulit makin kering

Melakukan pencukuran bulu kaki tanpa pemulas dapat membuat kulit semakin kering. Selain menghilangkan rambut, kondisi ini juga dapat membuat kulit Anda terkelupas. Maka pakailah pelumas untuk melicinkan kulit saat licin saat proses cukur bulu kaki. Pelumas juga mengurangi risiko kulit teriritasi. Membiasakan diri dengan mengoleskan pelembab setelah mencukur sangat membantu anda dalam menjaga kesehatan dan kelembapan kulit.

3. Timbul bintil dan luka

Mencukur bulu kaki tanpa menggunakan pelumas maka akan menyebabkan munculnya bintil-bintil di kulit seperti bekas luka bakar. Hal ini sangat umum dialami oleh wanita yang mencukur rambut kakinya. Namun jika menggunakan pelumas cukur, masalah-masalah tersebut bisa teratasi. Pelumas cukur membuat proses mencukur lebih halus.

4. Timbul bintil dan luka

Mencukur bulu kaki tanpa menggunakan pelumas maka akan menyebabkan munculnya bintil-bintil di kulit seperti bekas luka bakar. Hal ini sangat umum di alami oleh wanita yang mencukur rambut kakinya. Namun jika menggunakan pelumas cukur, masalah-masalah tersebut bisa teratasi. Pelumas cukur membuat proses mencukur lebih halus.

Haslinya akan mambuat proses mencukur lebih mudah dan bersih. Mencukur rambut kaki dalam keadaan kering tidak di sarankan, karena selain dapat menimbulkan pori-pori hitam, rambut akan tumbuh ke dalam.

5. Sakit

Kulit akan terasa perih jika nekat cukur bulu kaki tanpa pelumas. Bukan tidak mungkin kulit akan terluka. Oleh karena itu melembabkan kulit sebelum mencukur sangat penting di lakukan sebelum mencukur rambut di tubuh.

Nah, artikel di atas menjelaskan tentang cara mencukur bulu kaki agar tidak tumbuh lagi dan juga efek samping dari mencukur bulu kaki dalam kondisi  kulit kering. Semoga bermanfaat bagi anda yang telah membaca artikel di atas.