Dasar-dasar Multiple Sclerosis

Dasar-dasar Multiple Sclerosis:  juga di kenal sebagai MS, adalah penyakit kronis yang berlangsung lama dan biasanya progresif yang mempengaruhi sistem saraf pusat. MS berkembang dengan menyebabkan kerusakan lanjutan pada selubung sel saraf di sumsum tulang belakang, otak dan saraf optik.

Pada MS, sel imun menyerang myelin. Myelin adalah zat jenis lemak yang melindungi dan mengisolasi serabut saraf dan selubung saraf. Kerusakan pada mielin menyebabkan pertumbuhan jaringan parut. Jaringan parut dan kerusakan lain pada selubung saraf dan serat saraf mengganggu dan terkadang mendistorsi impuls saraf yang berjalan bolak-balik antara otak dan sumsum tulang belakang. Distorsi dan gangguan ini dapat menghasilkan banyak gejala berbeda di seluruh tubuh, yang terdiri dari efek MS yang di ketahui.

Gejala yang timbul terkait dengan MS termasuk, namun tidak terbatas pada:

koordinasi otot yang buruk
penglihatan kabur

kesulitan berbicara
kompromi fungsi tubuh dasar

Ada 4 jenis MS yang di kenal, yang disebut “kursus”.

Relaps Remiting

Perjalanan MS yang paling umum adalah Relapsing Remitting MS, terjadi pada sekitar 90% pasien MS. Pasien dengan rangkaian MS ini biasanya mengalami gejala penyakit pada usia 20-an; serangan periodik dan kemudian penyakit masuk ke remisi. Kebanyakan pasien dengan Relaps Remitting MS pada akhirnya akan berkembang menjadi fase progresif sekunder dari penyakit.

Progresif Primer

Untuk pasien MS dengan MS Progresif Primer, gejalanya umumnya terlihat meningkat (memburuk) setelah didiagnosis dengan penyakit tersebut. Di perkirakan sekitar 1 dari 10 pasien dengan MS di diagnosis dengan perjalanan MS progresif primer.

Sekunder Progresif

Sebagian besar pasien MS mengembangkan MS Progresif Sekunder setelah Relapsing Remitting MS. Dalam perjalanan MS ini, gejala dan serangan mulai terus terjadi tanpa remisi. Kerangka waktu yang terkait dengan MS Progresif Sekunder adalah antara 10 dan 20 tahun setelah pasien di diagnosis dengan perjalanan penyakit yang Relapsing Remitting.

Kekambuhan Progresif

Kekambuhan Progresif adalah bentuk MS yang paling tidak umum. Dalam perjalanan ini, gejala tidak mereda dan menjadi progresif antara setiap serangan atau kambuh. Kekambuhan Progresif kadang-kadang di lihat sebagai perjalanan MS Progresif Primer yang lebih akut. Studi menunjukkan bahwa hanya 5% pasien MS yang memiliki perjalanan penyakit ini.

Bagaimana MS Di obati?

Tidak ada obat yang di ketahui untuk Multiple Sclerosis. Perawatan untuk MS biasanya berfokus pada membantu pasien dengan cepat pulih dari serangan atau kambuh dan memperlambat perkembangan penyakit sambil mengelola gejala lain akibat penyakit tersebut.

Penyebab MS belum di temukan. Oleh karena itu, hingga saat ini belum ada obat yang di ketahui untuk menyembuhkan penyakit tersebut. MS tidak di ketahui turun temurun; namun, memiliki kerabat dekat dengan MS telah terbukti menjadi faktor risiko yang signifikan untuk perkembangan penyakit.

Hal ini juga diyakini secara luas oleh para ilmuwan medis bahwa ada variabel lingkungan yang tidak di ketahui yang memicu MS pada orang yang memiliki kecenderungan genetik yang melekat untuk mengembangkan penyakit.

Sebagai contoh

kejadian MS secara signifikan lebih rendah di dekat Khatulistiwa. Teori yang mendasarinya adalah Vitamin D berperan penting dalam terjadinya MS. Populasi yang tinggal di dekat khatulistiwa bumi terkena sejumlah besar vitamin D alami yang di produksi oleh matahari. Vitamin D di anggap meningkatkan fungsi sistem kekebalan dan dapat memperkuat sistem kekebalan terhadap penyakit yang di mediasi kekebalan seperti MS.