Dinkes Luwu Utara Umumkan Hasil Tes Kebugaran ASN

Tim SINDOnews
ASN Luwu Utara mengukur kebugaran jasmani di Lapangan Tamsis Masamba, Jumat 15 Juli kemarin. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Utara pada 15 Juli 2022 yang lalu melaksanakan tes pengukuran kebugaran jasmani bagi aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Taman Siswa Masamba. Tes pengukuran kesehatan diikuti 78 ASN.

Tes Kebugaran dilakukan menggunakan metode rockport, yaitu berjalan kecil selama 6 menit. Metode ini dipilih karena memiliki keunggulan, di antaranya mudah dilakukan, aman bagi orang yang memiliki risiko penyakit, serta dapat dilakukan secara individu maupun sekaligus.

Baca juga: ASN Luwu Utara Ikut Pengukuran Kebugaran Jasmani

Setelah dilakukan pengukuran kebugaran dengan menggunakan metode rockport, para ASN kemudian diperiksa tekanan darahnya dan detak jantungnya oleh dokter spesialis yang sudah disiapkan. Hasil pengukuran kebugaran tersebut telah rilis pada 22 Juli 2022.

Adapun hasilnya yaitu, 55,5 persen ASN memiliki tingkat kebugaran yang cukup, 10,26 persen tingkat kebugarannya baik, 41,03 persen tingkat kebugarannya kurang, 2,56 persen kurang sekali, serta 1,28 persen gagal. Jadi, tingkat kebugaran ASN Luwu Utara adalah kategori cukup.

Untuk diketahui, pengukuran kebugaran kesehatan bagi ASN Luwu Utara yang diikuti 78 orang, dengan lima orang perwakilan dari masing-masing perangkat daerah (PD). Bagi ASN yang memiliki tingkat kebugaran kurang, disarankan untuk selalu rutin berolahraga.

Baca juga: Misi Bersama, Jangan Ada Pekerja Anak di Perkebunan Kakao di Lutra

Sementara ASN yang memiliki tingkat kebugaran yang baik dan cukup, tetap disarankan untuk rutin berolahraga agar mengukur tingkat kebugaran selanjutnya, kondisi tetap bugar. Adapun olahraga yang disukai, di antaranya jalan santai, jalan cepat, jogging dan bersepeda.

Olahraga atau latihan fisik lainnya bisa dalam bentuk senam, renang, step dance, diskorobik, sepak bola, tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, bola basket dan bulutangkis. Olahraga tersebut bisa menjadi program latihan fisik yang dilakukan secara berkelanjutan.

(luq)

video pramuat