Gigi berlubang, Jangan Takut Bor

Banyak yang menghindari bor gigi karena tak kuat menahan rasa ngilu. Padahal, bor berperan penting dalam perawatan gigi berlubang,  Jangan Takut Bor Tak sedikit orang yang enggan datang ke dokter gigi karena menganggap perawatan yang dilakukannya menyeramkan dan menyakitkan. Salah satu perawatan gigi yang dianggap menakutkan adalah penggunaan bor untuk gigi berlubang. Umumnya, ketakutan timbul karena suara bor yang mendesing terdengar menyeramkan.

Akibatnya, tak sedikit orang menunda pergi ke dokter gigi, meski giginya bermasalah. Apakah kamu salah satunya? Padahal, jika masalah gigi diatasi sedini mungkin, rasa sakit mungkin saja tidak mengganggu kamu.

Kenapa Gigi Berlubang Perlu Dibor?

Gigi berlubang yang dibiarkan tanpa perawatan lama kelamaan membesar dan bertambah dalam.

Biasanya, pasien datang ke dokter gigi saat kondisinya sudah tidak nyaman dan mengganggu. Bila sudah demikian, tentu rasa sakit akan muncul ketika gigi berlubang dibor sebelum ditambal. Tujuan penggunaan bor untuk gigi berlubang sendiri, yaitu mengangkat jaringan rusak. Bor juga berperan mezbentuk gigi agar bahan tambal dapat bertahan lama di gigi. Bila lubang pada gigi kamu sudah mencapai lapisan dentin (jaringan di bagian bawah enamel), bor akan mengenai jaringan dentin dan merangsang persyarafan.

Akibatnya, kamu bisa merasa ngilu.

Bisakah Mengurangi Rasa Ngilu Saat Gigi Dibor?
Gigi Berlubang

Jika dokter gigi mengizinkan, kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas. Produk ini dapat meredakan nyeri pada gigi berlubang, meski rasa nyeri tidak hilang sepenuhnya. Biasanya obat pereda nyeri dikonsumsi sebelum perawatan gigi dilakukan.

Nyeri pada gigi sebagian besar disebabkan oleh peradangan jaringan atau saraf. Secara umum, obat pereda nyeri bisa mengurangi peradangan dan efektif mengatasi sakit gigi. Meski begitu, jangan pernah melebihi dosis yang disarankan saat mengonsumsi obat pereda nyeri untuk gigi berlubang, ya!

Dalam beberapa kasus, dokter gigi dapat pula memberikan suntikan anestesi ketika kamu memiliki intoleransi yang sangat tinggi terhadap obat pereda nyeri.
Tak Semua Gigi Berlubang Perlu Dibor
Ini Manfaat Penting Ke Dokter Gigi

Tak semua gigi berlubang perlu dibor dan ditambal. Menurut penelitian yang dimuat Community Dentistry and Oral Epidemiology, gigi berlubang yang tidak terlalu parah tidak perlu dibor dan ditambal.

Daripada dibor, lebih baik mencegah kerusakan yang lebih parah pada gigi. Terlebih, perkembangan pembusukan gigi dapat berlangsung bertahun-tahun sekitar 4-8 tahun.

Melalui penilaian risiko kerusakan, pemeriksaan sinar rontgen, dan pemantauan oleh dokter gigi, tanda-tanda kerusakan dini yang belum menimbulkan gigi berlubang juga dapat dideteksi.

Kerusakan gigi bisa dicegah melalui sejumlah cara. Salah satunya dengan perawatan fluor, yaitu berkumur menggunakan larutan yang mengandung fluor, mengoleskan fluor topikal, atau menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluor. Sederet cara tersebut dapat membantu proses remineralisasi gigi.

Remineralisasi gigi adalah proses mengisi kembali mineral gigi yang hilang akibat karies (kerusakan gigi secara bertahap). Remineralisasi gigi juga berfungsi agar gigi tetap sehat dan kuat.

Kerusakan gigi lebih lanjut dapat dicegah pula dengan perawatan sederhana, seperti menyikat gigi secara teratur. Perubahan pola makan juga tak kalah penting. Pilihlah makanan sehat dan bergizi seimbang. Lalu, kurangi makanan dan minuman yang jadi penyebab timbulnya gigi berlubang.

#JagaSehatmu agar gigi berlubang dapat dicegah. Caranya, dengan rutin menjaga kebersihan gigi dan melakukan pemeriksaan setiap enam bulan sekali ke dokter gigi. Dengan begitu, kamu tidak perlu merasakan rasa sakit yang muncul saat gigi dibor.