Gigi Gingsul, Apakah perlu Perawatan?

Apakah perlu Perawatan? Ketika gigi tumbuh tidak teratur atau ada yang menonjol dari susunannya menandakan adanya gingsul. Mengutip laman Nelson R. Diers Orthodontics, penyebab munculnya gigi gingsul, karena kepadatan gigi depan. Biasanya dipengaruhi pertumbuhan gigi tidak sejajar. Gigi taring kekurangan ruang untuk tumbuh.

Merujuk Dental Negligence Team, gigi gingsul yang dibiarkan impaksi mengembangkan pembentukan kista atau pembengkakan. Risiko mengalami ankilosis atau gigi yang belum tumbuh keluar lebih dulu menyatu dengan tulang di sekitarnya. Kondisi itu rentan infeksi dan penggeseran posisi gigi di sampingnya hingga masalah ortodontik yang sulit dipulihkan.

Gingsul merupakan gigi taring rahang atas yang tumbuh tidak sebagaimana mestinya atau impaksi. Gigi taring menjadi susunan yang rentan kedua setelah gigi bungsu dalam hal impaksi. Meski dalam tampilan terkesan unik, ketaksejajaran gingsul rentan menyebabkan masalah, termasuk bruxism, keausan gigi yang tak merata, gangguan sendi rahang, peningkatan risiko penyakit gusi.

Mengutip Healthline, gingsul dikategorikan sebagai kelainan susunan gigi atau pertumbuhan tidak sejajar. Kondisi ini juga termasuk gigi berjejal dan berlebihan.

Orthodontics Australia menjelaskan, penyebab kelainan susunan gigi taring salah satunya impaksi. Gingsul yang tidak mengganggu proses mengunyah, tampilan, maupun kebersihan gigi berkemungkinan tetap dibiarkan. Tapi, gingsul dengan risiko ortodontik biasanya membutuhkan prosedur kesehatan. Misalnya, seperti menggunakan penyangga untuk menggerakkan gingsul ke tempat mulanya atau prosedur pencabutan gigi.

Perawatan gigi gingsul

1. Mengutip Cleveland Clinic, menggunakan kawat gigi medis untuk memastikan susunan berada di tempat yang seharusnya secara permanen.

2. Melakukan prosedur menyusun gigi secara merata. Ini termasuk penggunaan peralatan plastik bening yang digunakan untuk menggerakkan gigi secara bertahap sampai susunan sejajar.

3. Melakukan operasi untuk memperbaiki posisi yang tak selaras rahang yang mempengaruhi posisi pertumbuhan gigi.