Langkap yang Tepat dalam Menggunakan Kondom Pria atau Wanita

Kondom salah satu alat kontrasepsi yang dianggap oleh efektif oleh sebagai orang. Memiliki bentuk seperti tabung yang tipis, kondom dipasang di atas penis saat berhubungan seks (kondom pria) atau dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seks (kondom wanita).

Kegunaan kondom membuat penghalang yang membuat air mani dan cairan tubuh lainnya keluar dari vagina dan rektum. Kamu mungkin mungkin banyak mendengar kondom juga disebut karet atau metode penghalang. Tapi, apa pun sebutannya, kondom memiliki tujuan yang sama. Kondom mencegah PMS (Lenyakit Menular Seksual) dan kehamilan.

Jika kamu aktif secara seksual, bawalah beberapa kondom sehingga kamu akan selalu memilikinya waktu dimana kamu membutuhkannya.

Kenakan kondom baru setiap kali kamu berhubungan seks.

Gunakan kondom saat kamu melakukan hubungan seks vaginal, oral, atau anal.

Kenakan kondom yang berbeda untuk setiap jenis seks yang kamu miliki.

Pakai kondom selama kamu berhubungan seks. Jangan melepasnya kapan saja.

Jika rusak, hentikan dan segera ganti. Jangan gunakan kondom pria dan wanita secara bersamaan.

Jika menggunakan kedua kondom tersebut secara bersamaan, satu sama lain dapat menempel dan menariknya keluar dari tempatnya atau merobeknya.

Melansir dari WebMD, dibawah ini merupakan cara menggunakan kondom pada pria:

1. Pastikan kondom dalam kondisi baik dan tidak sobek atau kadaluarsa (periksa tanggal pada kemasan).

2. Buka bungkusnya dengan hati-hati dan keluarkan kondom.

3. Letakkan di ujung penis yang sudah ereksi penuh. Sisi yang digulung harus menghadap ke luar.
Jika kamu tidak disunat, tarik kembali kulup terlebih dahulu.

4. Sisakan setengah inci ruang di ujung tempat air mani bisa terkumpul saat kamu ejakulasi.

Hal tersebut dilakukan agar membantu mencegah kondom pecah.

Beberapa kondom memiliki tip reservoir yang menyisakan ruang tersebut.

5. Jepit udara dari ujung kondom.

6. Buka gulungannya sampai ke bawah penis.

7. Gunakan pelumas yang cukup agar kondom tidak pecah. Kamu dapat menggunakan pelumas berbahan dasar air, seperti K-Y Jelly atau Astroglide.

Jangan menggunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti Vaseline, body lotion, baby oil, atau minyak pijat karena dapat melemahkan lateks dan menyebabkan kondom pecah.

8. Setelah seks selesai, tetapi sebelum penis melunak, pegang tepi kondom untuk menahannya saat kamu menariknya.

Tarik perlahan dari pasangan kamu. Geser kondom dari penis kamu, pastikan kamu tidak menumpahkan air mani.

9. Bungkus kondom dengan tisu dan buang di tempat yang tidak bisa disentuh orang lain.

Untuk menggunakan kondom wanita:

1. Buka bungkusnya dengan hati-hati dan keluarkan kondom.

2. Ambil posisi yang nyaman, seperti berdiri dengan satu kaki di atas kursi atau jongkok.

3. Remas sisi cincin bagian dalam di ujung kondom yang tertutup.

4. Masukkan kondom ke dalam vagina seperti kamu menggunakan tampon.

5. Gunakan pelumas berbahan dasar air untuk membantu mencegah terpeleset dan sobek.

6. Dorong kondom sejauh mungkin, sampai menempel pada leher rahim kamu. Cincin luar akan sedikit menggantung di luar tubuh kamu.

7. Gunakan tangan kamu untuk memandu penis pasangan kamu ke dalam kondom.

Jika kamu merasakan penis tergelincir di antara kondom dan vagina, hentikan hubungan seks.

8. Saat seks selesai, putar cincin luar dan tarik keluar. Buang ke tempat sampah.