Program Kesehatan Gigi dan Mulut Sasar Sekolah di Lutra

Tim SINDOnews
Program Save The Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Marannu didukung Mars Wrigley Foundation menggelar TOT Kesehatan Gigi dan Mulut di Aula Bappelitbangda Lutra, Rabu (13/7/2022). Foto/Dok Pemkab Luwu Utara

LUWU UTARA – Program Save The Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Marannu didukung Mars Wrigley Foundation menggelar Training of Training (TOT) Kesehatan Gigi dan Mulut di Aula Bappelitbangda Luwu Utara (Lutra), Rabu (13/7/2022). Adapun program tersebut ditargetkan menyasar sekolah-sekolah di Bumi Lamaranginang.

Panitia Program Manager Celosia, Tengku Rodhan, mengungkapkan kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mendatang. Total ada 30 peserta yang berpartisipasi.

Baca Juga: Program Digitalisasi Keuangan Pemkab Luwu Utara Dukung

“Kita melakukan TOT ini dengan harapan Kabupaten Luwu Utara memiliki kader-kader yang sudah mengenal program kesehatan gigi dan mulut,” ungkap dia.

Tengku juga berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak yang signifikan untuk Lutra.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Lutra, Armiadi, menjelaskan tahap awal, program ini akan dilakukan di 20 sekolah inti. Nah, sekolah inti ini merupakan contoh awal penerapan program kesehatan gigi dan mulut di sekolah.

“Program kemudian ini akan direplikasi di 25 sekolah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara akan menerapkan program ini ke seluruh sekolah dasar di Kabupaten Luwu Utara,” tuturnya.

Arm Lanjutiadi, Pelatihan TOT ini dikembangkan sebagai referensi pilihan untuk tim pembina unit kesehatan sekolah, tenaga kesehatan dan fasilitator lainnya termasuk guru dalam menyampaikan topik kesehatan kepada siswa sekolah dasar.

Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Tingkatkan Kapasitas PPID Desa

“Kita berharap setelah pelatihan TOT ini para peserta memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai materi yang berkaitan dengan kesehatan gigi perilaku PHBS, gizi dan perlindungan anak,” ujar dia.

“Kita juga berharap peserta TOT memiliki keterampilan sikap positif dan kemampuan untuk memotivasi serta memotivasi siswa untuk mengadopsi kebiasaan yang lebih sehat,” pungkas Armiadi.

(tri)

video pramuat