Tips Penderita Penyakit Hernia

Tips Penderita Penyakit Hernia: Hernia atau turun berok adalah penonjolan yang terjadi di sekitar pinggul hingga selangkangan. Penyakit ini biasa terjadi pada pria dewasa yang di tandai dengan rasa nyeri seperti terbakar. Benjolan hernia ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga perlu pencegahan dan pengobatan lebih lanjut. Salah satu pengobatan untuk menghilangkan benjolan tersebut adalah tindakan operasi.

Mengenal penyakit hernia

Hernia terjadi ketika organ dalam mendorong benjolan di dalam otot dan jaringan lemah. Penyebab utamanya karena aktivitas berat yang sering di lakukan berlebihan, seperti angkat beban. Umumnya masyarakat mengenal penyakit ini diderita oleh pria dewasa saja. Akan tetapi, hernia bisa terjadi pada wanita. Penelitian pada tahun 2021 di menunjukkan 90% penderita hernia di Indonesia umumnya adalah pria, dan 10% pada wanita.

Hernia terdiri dari 4 macam:

Hernia inguinalis.  Umumnya di derita oleh pria, di mana jaringan lemak pada bagian usus menusuk bagian selangkangan atas paha bagian dalam.
Hernia femoralis. Yang sering di derita oleh wanita. Gejalanya sama seperti hernia inguinalis, yang mana terjadi pelemahan pada otot sejak lahir atau karena penuaan.
Hernia umbilikalis, yang terjadi di bagian perut, tepatnya pusar.
Hernia hiatal, yaitu penonjolan yang mengarah pada lembaran otot yang memisahkan antara perut dan dada.

Penyebab terjadinya hernia

Berdasarkan pendapat banyak dokter bedah, hernia terjadi karena lemahnya otot itu sendiri karena penuaan, aktivitas tertentu (Angkat beban berlebihan, setelah melahirkan bagi wanita, sembelit ketika BAB, batuk), gaya hidup yang tidak sehat (Obesitas, asupan makanan tidak bergizi, merokok), dan genetik.

Gejala hernia yang sering di rasakan penderitanya

Angkat beban? Terasa sakit. Batuk dan bersin? Terasa sakit. Menangis? Justru semakin sedih karena semakin sakit. Itulah yang di rasakan penderitanya saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Lalu, bagaimana gejala rasa nyeri itu terjadi?

Terdapat benjolan di sekitar perut hingga selangkangan.
Rasa nyeri pada benjolan yang berpengaruh saat Anda beraktivitas.
Terjadi peningkatan volume benjolan dari waktu ke waktu.
Pada hernia hiatal, gejala bukan berupa benjolan, melainkan rasa mulas, nyeri dada, sampai muntah.

Pengobatan penyakit hernia, apakah harus dioperasi?

Saat Anda berkonsultasi mengenai hernia, dokter lebih lanjut akan merekomendasikan Anda untuk CT-Scan. Untuk mengobati hernia yang semakin membesar dan menimbulkan nyeri, salah satu tindakan pengobatannya adalah dengan operasi. Umumnya operasi hernia dilakukan secara terbuka atau laparoskopi, tergantung pada seberapa parah hernia itu sendiri.

Pencegahan penyakit hernia

Jalan kaki adalah olahraga yang aman untuk hernia.

Olahraga rutin dengan latihan strength training ringan untuk menjaga kekuatan otot, terutama bagian abdomen.
Perhatikan asupan gizi seimbang, terutama perkaya serat agar terhindar dari sembelit.
Hindari merokok.
Saat Anda melakukan BAB, hindari memberi tekanan terlalu pada tubuh.

Agar hernia tidak semakin parah, tentunya Anda bisa mencegahnya dengan merubah pola hidup yang lebih sehat. Hindari mengangkat beban terlalu berat. Saat mengangkat beban, tekuk lutut dan jangan membuat tumpuan pada punggung atau pinggang. Jangan lupa juga untuk selalu mengatur pernapasan.