Tips Perawatan Gigi Dibehel

Tips perawatan gigi dibehel-Memiliki gigi yang indah dan rapi adalah impian semua orang, tak terkecuali Anda. Gigi putih, bersih, dan tertata tentunya akan menambah kepercayaan diri. Kawat gigi atau behel adalah solusi bagi Anda yang ingin mempercantik gigi. Namun, gigi yang dibehel memerlukan perawatan khusus guna menjaga kesehatannya. Bagaimana tips merawat gigi behel yang baik dan benar agar gigi tetap sehat?

Apa Itu Behel? Kawat gigi atau behel adalah alat yang berfungsi untuk merestorasi gigi yang tidak rata, berjarak, atau maju agar memiliki bentuk ideal sehingga terlihat cantik dan tertata dengan cara memberikan penekanan terhadap gigi agar dapat bergerak ke posisi sempurna. Setiap orang tidak terlahir dengan kondisi gigi ideal, dan dunia medis memiliki solusi untuk hal itu, yakni dengan memasangkan kawat gigi atau behel dalam jangka waktu tertentu untuk menghasilkan gigi yang indah tersebut. Itu sebabnya, semakin hari tren pemakaian behel atau kawat gigi terus mengalami peningkatan, baik kalangan anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa sekalipun.

Tips Perawatan Gigi Dibehel

Tips perawatan gigi dibehel

Tips perawatan gigi dibehel ini sangat penting untuk diperhatikan. Dengan begitu, kebersihan dan kestabilan behel akan terjaga.

Berikut adalah beberapa tips perawatan gigi dibehel :

1. Rutin Kontrol ke Dokter Gigi

Jika Anda baru saja pakai kawat gigi, maka rutin kontrol ke dokter gigi sangat diperlukan.mBiasanya dokter gigi akan menyarankan waktu kontrol sekitar dua sampai tiga minggu sekali, atau tergantung kondisi gigi.

Saat kontrol, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan gigi, termasuk pembersihan behel gigi, penggantian karet, mengoleskan kembali lem bracket jika ada yang lepas, dan melakukan pemasangan alat tambahan jika memang dibutuhkan.

2. Rajin Menyikat Gigi

Prosedur standar dalam menjaga oral hygiene adalah dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang menjalani perawatan behel gigi. Cara menyikat gigi yang benar perlu diperhatikan. Lakukanlah dengan perlahan, tidak perlu dengan tekanan keras.

Menyikat gigi terlalu keras, misalnya, dapat memicu kerusakan pada email gigi. Di samping itu, ada pula risiko penurunan gusi yang dapat membuat gigi sensitif. Bagi pengguna behel, perhatikan daerah antara kawat gigi dan gusi karena biasanya di situlah banyak terbentuk penumpukan plak, yang nantinya bisa saja menjadi karang gigi. Selain itu, perawatan akan lebih optimal bila Anda menggunakan sikat gigi khusus. Sikat gigi ini mampu membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi dan kawat yang tidak dapat di jangkau oleh sikat gigi biasa.

3. Maksimalkan Pembersihan Gigi dengan Benang Gigi dan Sikat Interdental

The American Association of Orthodontists (AAO) merekomendasikan para pengguna behel untuk menggunakan benang gigi. Alat ini memudahkan Anda untuk membersihkan kotoran dan plak di antara gigi, gusi, dan di bawah alat ortodontik.

Anda juga dapat menggunakan sikat interdental atau yang sering di sebut kuas interproksimal. Bentuknya bulat dan memiliki bulu di sekitarnya. Alat tersebut dapat mencapai bagian bawah bracket, celah antara kawat, dan permukaan gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang terjebak.

4. Hindari Konsumsi Makanan yang Manis dan Lengket

Cara merawat gigi behel berikutnya adalah dengan menghindari makanan tertentu. Hal ini akan menunjang keberhasilan perawatan Anda. Hindarilah mengonsumsi makanan yang manis dan lengket, seperti permen kenyal, karamel, dan snack biskuit. Pasalnya, sisa permen dapat menyangkut pada sela-sela behel. Jika tidak segera di bersihkan, maka bisa menyebabkan gigi jadi berlubang dan terkikis.

5. Hindari Konsumsi Makanan Bertekstur Keras

Selain dapat merusak enamel gigi, konsumsi makanan keras (misalnya es batu, permen yang keras, popcorn, dan lainnya) juga bisa berdampak buruk pada kawat gigi. Jauhi pula kebiasaan menggigit benda keras, seperti pulpen, pensil, es batu, dan lain-lain. Tak hanya dapat membuat behel gigi jadi terlepas, tetapi juga bisa memicu keretakan pada gigi.

6. Biasakan Berkumur Setelah Makan

Kebiasaan ini merupakan salah satu cara mudah merawat gigi yang di behel. Dengan berkumur air putih setiap selesai makan, setidaknya sisa makanan yang baru saja tersangkut bisa lebih cepat di bersihkan dan tidak tertinggal lama di dalam mulut. Jika tersangkut cukup lama di dalam mulut, maka bisa mengundang bakteri dan berisiko untuk terjadinya karies di sela-sela gigi.

7. Persiapkan Wax atau Lilin Orto

Di awal pemakaian behel gigi, tentunya ada masa adaptasi. Tak jarang pula yang mengalami sariawan pada bibir karena bergesekan dengan permukaan behel. Agar luka sariawan bisa cepat sembuh, maka permukaan behel gigi tersebut bisa di tempel selapis wax. Gunanya wax atau lilin orto ini bisa menutupi behel supaya tidak melukai bibir selama masa penyembuhan.

8. Konsumsi Vitamin C dan Kalsium

Salah satu tips merawat gigi yang menggunakan behel adalah dengan memenuhi kebutuhan vitamin C dan kalsium. Vitamin C dan kalsium penting untuk menjaga daya tahan tubuh, memperkuat gigi, dan memelihara kesehatan gusi. Selain itu, vitamin C dapat mempercepat penyembuhan sariawan dan luka gesekan akibat behel.

9. Jaga Kelembapan Bibir dengan Lip Balm

Tidak hanya gigi yang mengalami perubahan saat memakai behel, bagian bibir juga bisa terkena dampaknya. Misalnya, kekeringan di area bibir, bahkan sampai terkelupas. Maka, Anda di anjurkan menggunakan lip balm yang mengandung vitamin E atau jojoba oil untuk melembutkan dan melembapkan bibir. Pastikan juga Anda mengonsumsi air putih sebanyak 1,5 liter per hari agar tidak dehidrasi.

Demikian sejumlah cara merawat gigi bagi pengguna behel. Pastikan Anda menjaga kebersihan dan kesehatan organ mulut demi kelancaran perawatan.

Cara Sikat Gigi yang Baik dan Benar Untuk Pengguna Behel

Apa saja peralatan khusus yang akan membantu kamu saat memakai kawat gigi? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1.  Sikat Gigi Behel

Jenis sikat gigi untuk behel tidak sama dengan sikat gigi biasa, karena kepalanya lebih kecil, bulunya lebih halus, dan bulu di bagian tengah sikat lebih rendah daripada bulu di bagian luar. Bentuk unik ini membantu sikat gigi menjangkau permukaan gigi dan tepi kawat, sehingga sisa makanan yang menyelip bisa dibersihkan dengan lebih menyeluruh.

2.  Pasta Gigi Khusus

Saat mengenakan kawat gigi, risiko masalah radang gusi menjadi lebih besar. Karena itu, pasien di sarankan untuk menggunakan pasta gigi khusus yang mengandung zinc sebagai anti bakteri yang dapat juga mencegah terjadinya infeksi gusi.

3.  Dental Floss

Penggunaan dental floss setiap habis makan akan membantu mengangkat sisa makanan yang terselip pada kawat gigi. Dental floss juga lebih mudah di gunakan di mana saja dan kapan saja di bandingkan sikat gigi.

4.  Obat Kumur

Orang yang menggunakan kawat gigi memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah bau mulut. Obat kumur anti bakteri membantu menjaga kesehatan mulut sekaligus menjaga nafas tetap segar.

5.  Kuas Interdental

Kuas interdental berbentuk bulat dan memiliki bulu di sekitarnya. Alat ini di gunakan untuk membersihkan sisa makanan, terutama di bagian bawah kawat gigi.